Kamis, 26 Maret 2015

REVIEW-FILM TANDA TANYA.BANDUNG




FILM TANDA TANYA?


Nama saya ilyas, saya tertarik dengan Film yang satu ini dan saya akan meriviewnya dengan kemampuan saya dan juga sesuai dengan mata kuliah. Saya akan memaparkan terlebih dahulu orang-orang yang cerdas dalam pembuatan Film ini dan ini ada hubungannya dengan Pengantar Ilmu Komunikasi.
Sebelumnya saya akan memaparkan profil dari film ini:
Sutradara         : Hanung Brama
Produser          : celerina Judisar, Hanung Brama
Penulis             : Titien Wattimen
Pemeran          : Reza Rahadian, Revalia S. Tem, Agus Kuncoro, Enhhta, Rio Dewanto, Hengky Solaima dan Deddy Sutomo.
Musik              : tya Subiakto
Sinamatografi  : Tadi Sugandi
Penyuting        :cesa David Luc
Distributor       : Mahaka Picture Dapur Film
Tanggal Rilis   :100 menit
Anggaran        : Rp 5 M

Disini saya akan meriviem Film yang satu ini karena tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Komunikasi, saya tertarik dengan Film ini dan menurut saya anda semua wajib menontonnya agar bisa menghargai sesama agama, budaya, bahasa, suku ataupun tingkah laku manusia yang ada di Bumi ini. maka dengan itu agar kita tidak terjebak dengan oknum-oknum yang suka mengadudombakan antara agama atau pun budaya akar terjadi konflik dan saling panatik dalam mempersepsikan agama yang ada di Indonesia khususnya. Karena negara indonesia ini negara yang didalamnya banyak budaya, agama yang berbeda-beda, bahasa berbeda pula tetapi disini menggambarkan agar kita warga Indonesia tidak melakukan anarkis dan menghakimi sendiri tentang agama.
            Di dalam Film ini juga memperlihatkan berbagai agama: seperti agama islam, katolik budha dll. Alur cerita ini Film ini yang berinteraksi dari tiga keluarga, setelah menjalani kesulitan dan kematian dalam beberapa anggota keluarga dalam kekerasan dalam agama yang panatik karena di dalamnya ada yang mengadudombakan tetapi mereka harus mampu hidup berdamai meskipun berbeda keyakinan.
            Saya akan menceritakan sedikit tentang alur Film Tanda Tanya ini awalnya ada tiga keluarga yang tinggal di desa yang tempatnya itu di semarang, Jawa Tengah: Keluarga Tionghoa-Indonesia dan beragama Buddha, Tan Kat Sun (Hengky Solaiman) dan anaknya Hendra (Rio Dewanto), Pasangan Muslim Soleh (Reza Rahadian) dan Menuk (Revalina S. Temat), Rika (Endhita) dan Abi anaknya yang seorang Muslim. Ceritanya Sun dan Hendra menjalankan sebuah restoran makanan cina yang menyajikan masakan Daging Babi yang tersebut di larang oleh agama islam meskipu restoran terebut mempunya klien dan staf muslim untuk memastikan hubungan  baik dengan karyawan muslim dan pelanggannya. Sun pun mengkhususkan tempat masakannya misalkan daging Babi ada temaptnya dan makanan untuk orang juga di khususkan staf muslimpun mempunya waktu untuk sholat ketika datang pada waktunya dan pada hari raya Idul Fitri pun sun memberikan libur panjang karena menghargai kaum muslim sedangkan anaknya tetap nyolot untuk membuka restoran tersebuk akhirnya orang-orang islam turun kelapangan agar tempat tersebut ditutup untuk sementara karena sambil emosi akhirnya terjadilah kekerasan dan penghancuran restoran tersebut.
            Maka dengan itu kalau di kaitkan dengan mata kuliah Ilmu Komunikasi ini berkaitannya dengan Persepsi dan Budaya, karangan Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.d. hlm. 213) saya akan menjelaskan sedikit daribuku ini jadi faktor-faktor internal bukan saja mempengaruhi atensi sebagai salah satu aspek persepi, tetapi juga mempengaruhi persepsi kita secara keseluruhan, terutama penafsiran atas suatu rangsangan. Agama, ideologi, tingkat intelektualitas, tingkat ekonomi, oekerjaan, dan cita rasa sebagai faktor-faktor internal jelas mempengaruhi persepsi seseorang terhadap realitas. Dengan demikian persepsi itu terkait dengan budaya (culture-bound.
            Larry A. Samovar dan Richard E. Porter mengemukakan enam unsur yaitu:
·         Kepercayaan, nilai dan sikap;
·         Pandangan dunia;
·         Organisasi sosial;
·         Tabiat manusia;
·         Orientasi kegiatan; dan
·         Persepsi tentang diri dan orang lain.
Maka dengan itu Film ini berkaitan juga dengan Pandanga Dunia yaitu orientasi budaya terhadap tuhan, kehidupan, kematian, alam semesta, kebenaran, materi (kekayaan), dan isu-isu filosofis lainnya yang berkaitan dengan kehidupan seperti pandangan dunia terhadap agama dan ideologi.
TERIMA KASIH....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar