Minggu, 25 Oktober 2015

Masyarakat Terbiasa Mengadakan Yasinan di Malam Jum’at

Tahlialan dan yasinan sudah menjadi kebiasaan warga untuk mendo’akan keluarga, kerabat ataupun guru-guru kita yang sudah meninggal, dan ini bukan hal yang bid’ah melainkan ini hal yang positif.

     Kegiatan rutinan warga yang ada di RW 09, Lio Utara, kec. Cipadung, Kota. Bandung. Yang sudah menjadi tradisi bagi warga ketika datangnya malam jumat untuk mengikuti tahlilan dan yasinan, di masjid Al-Ikhlas ini sering digunakan bukan hanya untuk tahlilan dan yasinan saja, ketika selesai maghrib pun sering diakan pengajian anak-anak dan setiap hari minggu suka di adakan pengajian oleh ibu-ibu.
Berbagai lapisan masyarakat yang berada di lingkungan masjid Al-Ikhlas, sudah menjadi kegiatan rutinan ketika datangnya malam jum’at dimana masyarakat Lio Utara datang kemasjid untuk tahlilan dan yasinan bersama, dan kegiatan tahlilan / yasinan ini terus terjaga oleh para tokoh masyarakat, agar bisa mempererat tali silaturahmi.
Yasinan ini pun di pimpin oleh Kyai Drs. Idas Baihaqi, sebagai tokoh masyarakat setempat, dan warga pun mengikuti dengan khusyu dan tertib.
“tahlilan ini sudah menjadi rutinan bagi warga yang berada di Lio Utara dan yang diluar lingkungan ini, karena itu saya selaku ketua DKM ingin terus mengajak kepada semua warga agar tetap menjaga rutinan ini.” ujarnya.
Semangat masyarakat yang berada di lingkungan masjid Al-Ikhlas ini ketika mengikuti tahlilan dan yasinan, ini menjadi sebuah kebanggaan bagi warga yang berada di lingkungan sekitar, karena masyarakat terasa nyaman dengan adanya kegiatan yasinan dan tahlilan rutinan ini. Nuansa keagamaan di lingkungan ini pun terasa begitu kental, maka dari itu masyarakat selalu menjaga dengan baik.
Reforter           ilyas, 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar